Dukung Kemajuan Nias, Jokowi Tambah Pasokan Listrik

Togel Singapura Keluar Hari Ini Nias – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendapatkan banyak keluhan dari bupati dan wali kota menyangkut berbagai persoalan daerah saat mengunjungi Nias, Sumatera Utara (Sumut), Jumat (19/8). “Tadi siang begitu menginjakkan kaki, saya langsung mendengar masalah dari bupati dan wali kota,” ujar Jokowi di hadapan hadirin saat berkunjung ke Nias didampingi Ibu Negara, Iriana Joko Widodo. Presiden menyampaikan keluhan pemerintah daerah yang mengalami kekurangan listrik sebesar 23 megawatt. Sementara itu, pasokan listrik yang tersedia sebesar 27 megawatt. Nias membutuhkan 50 megawatt agar tidak mengalami kekurangan listrik. “Saya langsung menjawab. Saya tambah 25 megawatt. Selesai bulan Oktober nanti,” ujarnya. Jokowi mengatakan, jika pariwisata di daerah dikelola dengan baik dan berkembang maka Nias akan kekurangan 25 megawatt. Jokowi berjanji untuk menambah pasokan listrik 25 megawatt lagi pada akhir 2017. “Pemerintah daerah harus mendatangkan investor yang berkaitan dengan pariwisata, hotel – hotel, dan semua harus segera masuk, dan mampu memajukan pariwisata daerah,” katanya. Runway Selain masalah listrik, Jokowi juga mendapatkan keluhan tentang insfrastruktur bandara. Selama ini, runway bandara tidak mendukung untuk menjadi landasan pesawat berbadan besar. Kondisi ini juga menjadi ganjalan untuk daerah itu bisa mengembangkan potensi pariwisata. Pemerintah daerah meminta agar runway diperpanjang. “Di sini, runway bandara kurang panjang. Yang bisa terbang ke Nias hanyya ATR, sementara pesawat yang agak besar tidak bisa. Minta ditambah panjangnya, iya saya sanggupi,” ungkapnya. Menurutnya, untuk tahap pertama, pemerintah akan menambah panjang runway Bandara Binaka, sepanjang 2.200 meter. Kemudian, di tahap selanjutnya pemerintah menyanggupi untuk kembali menambah panjang runway sepanjang 2.800 meter. “Tahun depan sudah ditambah panjang runway sepanjang 2.800. Jika sudah selesai berarti seluruh pesawat sudah bisa turun. Kita mendukung peningkatan untuk pembangunan bandara,” sebutnya. Arnold H Sianturi/PCN Suara Pembaruan

Sumber: BeritaSatu